Terbukti! Penyebab dan Cara Menghilangkan Jamur Pada Kucing

Diposting pada

Adakah cara menghilangkan jamur pada kucing? Untuk mengetahuinya pertama kamu harus tahu penyebab jamur pada kucing. Salah satu penyebabnya penularan. Kemudian cara menghilangkan jamurnya dengan cara di bawah ini.

Oiya, Kucing merupakan salah satu hewan peliharaan yang paling banyak dijumpai. Namun, meski banyak yang memeliharanya ternyata bukan berarti tidak ada masalah saat merawat kucing.

Terkadang berbagai macam penyakit dan gangguan muncul pada seekor kucing. Hal ini terntunya membuat pemiliki kucing semakin bingung.

Di sisi lain, dari penyakit yang diderita kucing biasanya memiliki beberapa cara. Salah satunya jika terdapat jamur pada kucing, maka kamu bisa melakukan beberapa perawatan agar jamur tersebut tidak menyebar.

Adapun beberapa hal yang harus diperhatikan sehingga kamu tidak salah tanggap saat kucing kesayangmu terkena jamur.

 

Penyebab jamur pada kucing

Adapun beberapa penyebab jamur pada kucing yang bermunculan. Apasih penyebab tumbuhanya jamur pada tubuh kucing?

Yang paling mendasar adalah jamur pada kucing dapat ditularkan pada kucing lainnya. Sehingga kemungkinan pertama jika kucingmu terkena jamur, maka dipastikan hal itu karena tertylar dari kucing lainnya yang memiliki jamur di tubuhnya.

Penularan ini dapat dilakukan saat adanya kontak secara langsung. Selan itu, faktor lingkungan juga bisa menjadi sebuah penyebab adanya jamur di tubuh seekor kucing.

Kandang dan tempat bermainnya yang kurang dijaga kebersihahannya akan mengundang munculnya virus Ringworm sebagai penyebab tumbuhnya jamur di tubuh kucing.

 

Apakah jamur pada kucing menular ke manusia?

Apakah jamur pada kucing menular ke manusia? Seperti halnya penularan jamur dari satu kucing ke kucing lain, ternyata jamur pada kucing atau juga dikenal sebagai penyebab Ringworm bisa menular pada manusia.

Jadi, bagi kamu yang memiliki kucing yang terdapat jaur pada bagian tubuhnya harus lebih berhati-hati. Bisa jadi kamu sebagai pemilik kucing memiliki kemungkinan untuk tertular Ringworm dari kucing kamu.

 

Ciri-ciri kucing jamuran

Foto Ciri-ciri Kucing Jamuran di Kepala
foto ciri-ciri kucing jamuran di kepala. via: clubvet.com.tr [cropped]
Namun sebelumnya, kamu harus mengetahui beberapa ciri-ciri adanya jamur pada kucing atau ciri-ciri kucing jamuran. Sehingga tidak ada lagi kesalahan dalam memberikan obat jamur pada kucing.

Yang menjadi ciri utama jika kucing kamu terkena jamur adalah bulu-bulunya rontok tak wajar. Bahkan kerontokan ini mengundang kebotakan dan kulit menjadi sangat kering.

Terkadang kulit kering juga berdampak adanya iritasi pada kulit kucing kamu.

Baca juga : Penyebab dan Cara Mengatasi Bulu Kucing Rontok.

 

Bagaimana Cara Menghilangkan jamur pada kucing?

Setelah mengenali semua ciri-ciri adanya jamur pada tubuh kucing kamu, kini saatnya kamu mengambil tindakan. Lakukan beberapa langkah sebagai cara mengatasi jamur pada kucing.

Cara mengobati jamur pada kucing dengan obat dalam

Pertama, kamu bisa menggunakan obat luar sebagai bentuk penyembuhan agar kulit kucing kamu tidak terlalu iritasi.

Berikut adalah beberapa rekomendasi obat luar untuk kucing yang memiliki jamur:

1. Salep atau Bedak

Langkah mudah untuk mengobati jamur dari luar adalah dengan memberikan salep atau bedak yang bisa ditemukan di petshop terdekat.

Penggunaan dari salep atau bedak untuk jamur ini etrbilang cukup mudah. Namun sayangnya, penggunaan dari salep atau bedak ini memiliki resiko lebih mudah terjilat oleh kucing.

Untuk itu, dibutuhkan collar saat kucing diberikan salep atau bedak ini agar tidak menjilati bagian tubuhnya.

2. Shampoo Ketoconazole

Cara kedua adalah dengan menggunakan shampoo yang mengandung 2% Ketoconazole. Untuk penggunaannya, shampoo ini dapat digunakan 2 kali dalam seminggu.

Bagian tersulit dari menggunakan produk ini adalah terkadang kucing sangat agresif saat dimandikan. Sehingga kamu membutuhkan ekstra tenaga saat mengaplikasikan shampoo Ketoconazole ini pada kucing kamu.

3. Belerang 0.5 – 5%

Jika masih belum diampuh juga, kamu bisa menggunakan belerang dengan konsentrasi 0.5% hingga 5% sebagai cara menghilangkan jamur pada kucing secara alami.

Penggunaan belerang ini pun sama dengan penggunaan shampoo, yakni pada saat memandikan kucing. Tentunya hal ini bukanlah pekerjaan yang mudah sehingga kamu butuh ketelatenan untuk mengaplikasikan belerang pada kucing kamu.

Setelah mengaplikasikan belerang, jangan lupa untuk membilasnya dengan sangat hati-hati sehingga tidak masuk ke dalam mata kucing.

Sebagai efek samping, biasanya kucing akan memiliki nafsu makan yang menurun mengingat bau belerang yang dihasilkan sangat menyengat.

Untuk itu, kamu harus lebih ekstra dalam memperhatikan makanan yang masuk ke dalam tubuh kucing sehingga tidak terjangkir penyakit lainnya. Semoga cara menghilangkan jamur pada kucing secara alami ini berhasil.

 

Cara mengobati jamur pada kucing dengan obat dalam

Kedua, kamu bisa juga memberikan obat dalam atau obat yang diminum sebagai cara mengobati jamur pada kucing.

Berikut adalah beberapa rekomendasi jenis obat yang bisa digunakan sebagai penyembuh jamur pada kucing.

1. Itraconazole

Jenis obat pertama yang bisa kamu gunakan adalah Itraconazole. Cara pemberiannya pun cukup mudah yakni, campurkan obat Itraconazole dengan makanan yang berlemak pada kucing.

Berikan dalam jangka waktu setiap 2 kali dalam seminggu. Namun, dari konsumsi obat ini menimbulkan beberapa efek pada kucing.

Adanya penurunan nafsu makan hingga muntah-muntah merupakan efek dari penggunaan obat cara menghilangkan jamur pada kucing ini.

 

2. Ketoconazole

Pilihan kedua yang menjadi andalan sebagai obat penghilang jamur adalah Ketoconzole. Jika pemakaian luar shampoo Ketoconazole cukup sulit, maka kamu bisa memberikan obat ini sebagai obat dalam untuk kucing kamu yang berjamur.

Jenis obat ini dipercaya sangat ampuh untuk menghilangkan jamur.

Campurkan obat ini dengan makanan berlemak sehingga akan memaksimalkan penyerapan obat yang lebih baik.

Namun sayangnya, seperti obat lainnya Ketoconazole juga memiliki efek samping. Penuruan nafsu makan sesaat dan mual biasanya muncul setelah pemberian obat Ketoconazole ini pada kucing.

 

3. Fluconazole

Pilihan lainnya sebagai obat penyakit jamur pada kucing adalah Fluconazole.

Berikan Flucoazole ini dengan beberapa tahapan. Pertama, berikan setiap hari. Kedua, berikan setiap dua hari sekali. Ketiga, berikan seminggu sekali hingga benar-benar sembuh.

 

Kira-kira cara mana yang ingin kamu lakukan? Semua bisa dilakukan dengan mudah, terkecuali yang memakai belerang tadi sih.

Saran kami sih melakukan pengobatan dari luar menggunakan bedak dan mandi dengan shampo khusus. Kemudian bisa dilakukan pengobatan dalam juga namun dengan takaran yang tepat.

Yang kamu cari?

    obat jamur kucing, Jamur kucing, cara menghilangkan jamur pada kucing, cara menghilangkan jamur pada kucing secara alami, jamur pada kucing, mengatasi jamur pada kucing, cara mengobati jamur pada kucing, cara mengatasi jamur pada kucing, menghilangkan jamur pada kucing, mengobati jamur pada kucing
Seorang Blogger yang cinta kucing. Menjadi pecinta kucing sejak kecil dan bercita-cita membangun situs Blog Pecinta Kucing yang bermanfaat dan terkenal.

Tinggalkan Balasan