Arli Fauzi - Pecinta kucing, saya juga follow akun kocheng di Twitter.

Arli Fauzi

Antibiotik Untuk Kucing

Kalo kucing kamu terluka kamu harus tau loh pertolongan pertama yang harus dilakukan.

Karena jika terlambat bisa membuat luka kucing infeksi.

Nah, salah satu caranya adalah dengan memberikan antibiotik untuk kucing.

Lalu apa aja sih antibiotik yang cocok untuk kucing? Simak nih pembahasan berikut ini.

Merek antibiotik untuk kucing

Sebenarnya ada banyak jenis atau merek antibiotik untuk mengobati luka kucing baik berupa kapsul maupun salep.

Namun yang paling mudah dan efisien digunakan adalah salep sebagaimana berikut:

1. Gentamicin

Gentamicin antibiotik untuk kucing

Gentamicin seringkali digunakan untuk mengobati atau membantu menyembuhkan luka dan infeksi bakteri pada kulit.

Umumnya obat ini berupa salep, sehingga mudah untuk dioleskan langsung pada bagian tubuh yang luka atau sakit.

2. Amoxillin

Amoxillin antibiotik untuk kucing

Ini merupakan obat yang paling umum digunakan dan tergolong sebagai antibiotik penicillin.

Amoxillin bisa digunakan secara luas seperti untuk infeksi kulit, gigi, hingga saluran pernapasan.

Penggunaan obat antibiotik ini sebaiknya harus berdasarkan resep dokter, sebab ada beberapa ahli medis yang tidak mengajurkannya juga.

3. Erythromicyn

Erythromicyn antibiotik untuk kucing

Erythromicyn tergolong sebagai antibiotik makrolid dan sangat umum digunakan untuk mengobati beberapa luka, khususnya pneumonia atipik.

Selain itu juga sering diberikan kepada pasien yang mengalami alergi penicillin.

4. Ciprofloxacin

Ciprofloxacin antibiotik untuk kucing

Antibiotik yang satu ini terbilang yang paling baru, namun juga sudah banyak yang menggunakannya untuk mengobati luka.

Selain itu juga bisa digunakan untuk mengobati infeksi saluran pernapasan, kantung kemih, serta kulit.

Tentu saja aman diberikan kepada kucing.  Ciprofloxacin ini masih tergolong sebagai antibiotik floroquinolon.

5. Tetrasiklin

Tetrasiklin antibiotik untuk kucing

Antibitotik merek ini cukup jarang digunakan, namun beberapa ahli medis berpendapat bahwa tetrasikin juga bisa mencegah terjadinya infeksi pada luka kucing.

Selain itu, dipercaya dapat membantu menyembuhkan luka pada kulit kucing.

Penggunaannya biasa ditaburkan secara langsung pada bagian tubuh yang terluka, namun tidak pada luka yang terbuka.

Cara menggunakan antibiotik untuk kucing

Cara menggunakan antibiotik untuk kucing

Penggunaan antibiotik untuk kucing yang terluka tentu ada aturannya sendiri supaya tidak overdosis dan lain sebagainya.

Berikut adalah beberapa cara menggunakan antibiotik pada kucing:

1. Konsultasi dengan dokter terlebih dahulu

Konsultasi dengan dokter terlebih dahulu

Tidak ada salahnya Kamu berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum memberikan antibiotik kepada di kucing.

Informasikan mengenai keluhan atau jenis luka yang diderita oleh kucing kesayanganmu supaya dokter bisa merekomendasikan merek ataupun jenis antibiotik yang tepat.

Selain itu, juga untuk mengetahui secara pasti aturan pemakaian antibiotik mulai dari dosis, efek samping, hingga waktu penggunaanya.

Dengan begitu Kamu tidak perlu khawatir akan terjadi kesalahan dan sebagainya.

2. Baca aturan dan petunjuk pemakaian

Baca aturan dan petunjuk pemakaian

Jika Kamu membeli antibiotik di toko obat atau apotik, sebaiknya pelajari dan baca secara seksama mengenai aturan dan petunjuk pemakaian mulai dari waktu dan intensitas penggunaan sampai efek samping.

Jika memang berupa salep, tentu lebih mudah untuk memberikannya secara langsung tanpa harus mencari sarana alternatif untuk memasukkan obat.

Namun, jika itu berbentuk kapsul atau pil, sebaiknya larutkan dalam minumas si kucing atau samarkan dalam makanannya.

Hal itu bertujuan untuk mempermudah kucing menelan obat antibiotik yang cukup besar dan tentu rasanya yang tidak enak.

3. Buatlah kucing merasa aman, nyaman, dan bersih sebelum dan saat memberikan antibiotik

Buatlah kucing merasa aman, nyaman, dan bersih sebelum dan saat memberikan antibiotik

Jika kucing peliharaanmu tergolong sangat aktif dan agresif, sebaiknya buatlah mereka merasa aman dan nyaman terlebih dahulu baik sebelum maupun saat pemberian.

Terlebih jika Kamu menggunakan alat bantu berupa benda tajam seperti suntik dan semacamnya.

Jika kucing sudah merasa tenang dan aman segera berikan obat antibiotik yang sudah Kamu siapkan dalam makanan ataupun minuman.

Begitu pula jika berupa salep segera oleskan secara perlahan pada bagian kulit atau badan yang terluka.

Untuk antibiotik berupa salep, Kamu harus membersihkan tubuh si kucing, khususnya pada bagian yang terluka.

Hal itu bertujuan supaya kotoran ataupun bakteri yang menempel pada luar luka bisa berkurang dan bersih.

Baru kemudian oleskan antibiotik menggunakan kapas atau kain halus.

Jika bagian luka dan sekitarnya terdapat bulu yang lebat Kamu bisa memotong atau mencukurnya secara hati-hati.

Itu akan memudahkanmu saat mengecek, melihat, serta mengoleskan salep antibiotik.

Lagi jika si kucing mengalami luka di bagian dalam tubuh, sehingga hanya harus mengkonsumsi antibiotik berupa pil atau kapsul.

4. Berikan secara rutin sampai luka benar-benar pulih

Berikan secara rutin sampai luka benar-benar pulih

Berbeda dengan obat lainnya seperti diare, antibiotik sebaiknya diberikan secara terus menerus meskipun luka atau sakitnya mulai pulih.

Jadi, berikan antibiotik kepada si kucing secara rutin selama ia masih dalam kondisi sakit atau lukanya belum pulih total. Tentu saja harus sesuai resep dan arahan dokter.

Untuk jangka waktunya berbeda-beda tergantung pada jenis luka yang dialami oleh si kucing.

Jika memang sangat parah dan dalam seperti luka dalam atau luar yang berdarah-darah, membutuhkan waktu yang lama.

Sementara untuk luka ringan seperti memar atau lecet, hanya membutuhkan sedikit waktu untuk tetap minum atau menggunakan salep antibiotik.

Bagi Kamu pecinta kucing tidak perlu khawatir jika hewan kesayanganmu itu terluka.

Pahami dan cek terlebih dahulu mengenai jenis dan lokasi luka si kucing. Baru kemudian membeli antibiotik yang cocok untuknya.

Namun, jika masih bingung akan pemakaiannya dan mereka yang tepat, sebaiknya konsultasikan dengan dokter hewan.

VCO untuk Kucing

Arli Fauzi
2 min read

Vitamin Bulu Kucing

Arli Fauzi
2 min read

Obat Cacing untuk Kucing

Yugi
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.