Kenapa Kucing Mengeong? Ternyata Karena Ini

Jika Kamu memelihara kucing, tentu sering mendengar suaranya seperti halnya mengeong pada saat-saat tertentu. Kucing mengeong terus menerus biasanya disebabkan oleh banyak hal dan itu seringkali tidak dimengerti oleh si pemilik.

Suara dan nada kucing yang mengeong pun berbeda-beda untuk kondisi dan situasi yang berbeda pula.


Suara kucing mengeong karena lapar akan berbeda ketika sedang dalam bahaya dan lain sebagainya.

Tentu saja sebagai pemilik sebaiknya Kamu mengerti penyebabnya untuk segera menghentikan suara mengeong. Sebab, tidak sedikit pula orang yang merasa terganggu dengan suara kucing yang mengeong terlebih jika itu sangat keras.

Alasan Kucing Mengeong Berlebihan

kenapa kucing mengeong terus

Mengeong secara terus menerus bisa jadi hal yang biasa untuk kucing anakan. Tentu saja Kamu pernah dan bahkan sering mengetahui bayi kucing yang terus mengeong. Suaranya lebih kecil dengan nada yang agak datar serta tempo yang singkat-singkat.

Hal itu bisa jadi karena bayi kucing ingin menyusu kepada induknya hingga kedinginan. Jika sudah bisa berjalan tegak anakan kucing akan sering mengeong sambil membuntuti pemeliharanya dan bahkan menjilat kaki Kamu.

tu merupakan hal biasa yang tidak bisa Kamu permasalahkan hingga membuat Kamu kesal dan bahkan membentak atau menyakitinya.

Berbeda halnya dengan kucing dewasa, dimana ia akan tetap bersuara dengan cara mengeong sebagai bentuk komunikasi baik antar sesama kucing, binatang lain, maupun dengan manusia.

Namun, akan menjadi tidak wajar jika kucing seringkali mengeong tanpa henti. Kucing mengeong terus cukup banyak, diantaranya adalah:

 

1. Kucing sedang kelaparan

kucing mengeong minta makan

Bisa jadi kucing Kamu yang mengeong terus-menerus sedang dalam kondisi kelaparan. Biasanya nadanya akan tinggi di awal dan semakin rendah. Tentu saja Kamu harus segera memberinya makanan agar lekas diam dan menikmati makanan yang Kamu berikan.

 

2. Sedang dalam bahaya

kucing mengeong geram tanda marah

Kucing yang sedang dalam bahaya juga akan mengeong secara tidak wajar. Bahaya tersebut bisa jadi karena adanya ancaman binatang buas, disakiti manusia, hingga terkurung atau terperangkap di suatu tempat.

Dalam kondisi tersebut seringkali kucing mengeong keras, meraung-raung, dan menampakkan wajah yang tajam.

Untuk mengatasinya Kamu harus segera mengevakuasi kucing atau menyingkirkan binatang buas yang mengancamnya. Karena itulah, jika Kamu memelihara kucing sebaiknya tempatkan di tempat yang aman serta nyaman.

 

3. Sedang ingin kawin

kucing mengeong manja tanda ingin kawin

Kucing yang sudah dewasa yaitu berusia 5-6 bulan baik betina maupun jantan biasanya sudah siap untuk kawin. Karena itulah kucing mengeong secara terus-menerus.

Biasanya kucing mengeong tengah malam dengan suara yang agak manja untuk menarik lawan jenis lalu melakukan perkawinan.

Jadi, jangan heran jika ada dua kucing dewasa yang berisik di malam hari.

 

4. Kesakitan

kucing mengeong kesakitan

Sebagaimana manusia, kucing juga akan mengeluh dan bertingkah ketika dalam kondisi sakit, baik itu sakit luar maupun dalam.

Biasanya kucing akan meraung dan mengeong dengan nada yang sangat tinggi dari awal hingga akhir.

Karena itu, Kamu harus segera memeriksakannya kepada ahlinya.

 

5. Kucing sedang mencari anaknya

kucing mengeong mencari anaknya

Layaknya manusia, naluri keibuan hewan termasuk kucing sangat tinggi. Ia akan sedih dan khawatir jika anaknya jauh darinya.

Hal itulah yang membuat kucing betina terus menerus mengeong sambil mondar-mandir di suatu tempat untuk mencari anaknya.

Nada suaranya tidak begitu tinggi namun temponya sangat cepat dan terdengar gugup.

 

6. Kucing merasa bosan

kucing mengeon mungkin tanda dia bosan

Memang ada beberapa kucing yang menyukai kebebasan, aktif, dan gemar bermain di luar. Karena itu, ia akan merasa bosan jika tidak keluar rumah terlebih jika Kamu sering mengurungnya dalam kandang.

Tentu saja kucing akan merasa bosan dan mengeong secara berlebihan, meskipun itu kebutuhan pangannya sudah terpenuhi.

Hal yang perlu Kamu lakukan adalah memberi kebebasan dan ruang yang luas bagi kucing peliharaan. Mengingat pula bahwa kucing merupakan hewan yang suka berinteraksi dengan manusia, khususnya pemiliknya.

Tidak ada salahnya Kamu mempelajari dan mengetahui beberapa tkamu atau alasan kucing mengeong secara berlebihan. Dengan begitu Kamu juga bisa lebih perhatian terhadap kucing peliharaan mulai dari hal makan hingga kandang.

Sebab, perhatian juga penting agar kucing juga menurut serta setia kepada Kamu sebagai pemeliharanya.

2 pemikiran pada “Kenapa Kucing Mengeong? Ternyata Karena Ini”

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.